Prediksi Produksi Padi

Aplikasi ini menggunakan algoritma XGBoost Regressor, yaitu metode Machine Learning modern yang bekerja dengan menggabungkan ratusan pohon keputusan secara berurutan. Setiap pohon baru akan belajar dan memperbaiki kesalahan dari pohon sebelumnya untuk menghasilkan prediksi yang sangat akurat.

Model ini dipilih karena sangat kuat dalam membaca hubungan kompleks antara variabel cuaca (Lama Penyinaran Matahari, Curah Hujan, ONI, Suhu, Kelembaban,) terhadap fluktuasi hasil produksi pertanian.

← Kembali ke Pilihan Komoditas
Pola Panen Padi

Padi dapat dipanen 3 hingga 4 kali dalam setahun tergantung kondisi dan pola tanam di wilayah Anda. Rata-rata wilayah Kabupaten Cilacap memiliki 3 kali masa panen raya utama.

padi
Panen 1

Februari - Maret

padi
Panen 2

April - Mei

padi
Panen 3

Agustus - September

Akurasi Model: Data Aktual vs XGBoost (2020-2024)
Grafik Akurasi Produksi Padi

📊 Analisis Visual

Grafik di samping menampilkan perbandingan antara data hasil panen aktual yang diperoleh dari Dinas Pertanian dengan hasil estimasi yang dihasilkan oleh model machine learning XGBoost, sehingga pengguna dapat melihat tingkat kedekatan dan performa prediksi model terhadap data nyata.

🔵 Data Aktual: Hasil Produksi Data Pertanian

🔴 Prediksi: Hasil Estimasi Model XGBoost

Masukkan Variabel untuk Prediksi

Masukkan nilai variabel iklim sesuai kondisi yang diperkirakan.

Tahun saat padi mulai ditanam.
Bulan saat padi mulai ditanam.
Rata-rata bulanan saat padi mulai ditanam (%).
%
Jumlah bulanan saat padi mulai ditanam (mm).
mm
Nilai bulanan saat padi mulai ditanam.
Rata-rata bulanan saat padi mulai ditanam (°C).
°C
Rata-rata bulanan saat padi mulai ditanam (%).
%
Estimasi Produksi Bulan: -

-

TON di Kabupaten Cilacap

Kategori Produksi

Tingkat produksi berdasarkan hasil prediksi

Menunggu Prediksi
RENDAH
≤ 33% dari rata2
SEDANG
33% - 66%
TINGGI
> 66% dari rata2

*Berdasarkan data historis Kabupaten Cilacap